Friday, August 26, 2016

Foto Kereta yang Ditarik Binatang

KERETA KUDA

 Tawanan Jerman beserta perlengkapan mereka yang ditangkap oleh pasukan Sekutu di Lembah Po, Italia, musim semi 1945. Untuk pertama kalinya dalam kampanye militer di Italia, pasukan Wehrmacht bergerak mundur melewati jalur yang memudahkan pihak pengejar. Karena tentara Jerman kekurangan kendaraan dan bahan bakar, maka mereka sangat mengandalkan kuda dan bagal untuk mengangkut peralatan perangnya. Mereka mundur ke arah padang terbuka yang dilengkapi dengan jaringan jalan yang memadai yang cocok untuk kendaraan bermotor dan dipaksa untuk menyeberangi sungai berarus deras dengan menggunakan jembatan ponton atau kapal feri di bawah serangan terus menerus oleh pesawat-pesawat Sekutu. Tak lama kemudian gerak mundur teratur tersebut berubah menjadi kekacauan dan setiap unit menjadi tercerai-berai dari pasukan induknya


Sumber :
Buku "The War Against Germany and Italy: Mediterranean and Adjacent Areas" karya Kent Roberts Greenfield

Foto Pertempuran Lembah Po (5 April 1945 - 2 Mei 1945)

 Seorang prajurit Amerika menggiring tawanan pertama Jerman yang digaruk di awal gerak maju Sekutu ke Lembah Po, Italia. Ofensif tersebut dimulai pada tanggal 14 April 1945 pukul 09:45 dari wilayah perbukitan sebelah barat Vergato, tepatnya di Highway 64, dan dilakukan oleh pasukan Angkatan Darat Amerika dari 10th Mountain Division


 Tawanan Jerman beserta perlengkapan mereka yang ditangkap oleh pasukan Sekutu di Lembah Po, Italia, musim semi 1945. Untuk pertama kalinya dalam kampanye militer di Italia, pasukan Wehrmacht bergerak mundur melewati jalur yang memudahkan pihak pengejar. Karena tentara Jerman kekurangan kendaraan dan bahan bakar, maka mereka sangat mengandalkan kuda dan bagal untuk mengangkut peralatan perangnya. Mereka mundur ke arah padang terbuka yang dilengkapi dengan jaringan jalan yang memadai yang cocok untuk kendaraan bermotor dan dipaksa untuk menyeberangi sungai berarus deras dengan menggunakan jembatan ponton atau kapal feri di bawah serangan terus menerus oleh pesawat-pesawat Sekutu. Tak lama kemudian gerak mundur teratur tersebut berubah menjadi kekacauan dan setiap unit menjadi tercerai-berai dari pasukan induknya


 Puluhan ribu tentara Jerman ditangkap atau menyerahkan diri secara sukarela di fase-fase akhir Pertempuran Lembah, Po dan seringkali mereka dibawa ke garis belakang hanya dengan dikawal oleh satu-dua orang prajurit saja atau bahkan tanpa mendapat pengawalan sama sekali! Pada tanggal 2 Mei 1945 perwakilan Jerman menandatangani pernyataan menyerah tanpa syarat bagi pasukan mereka yang berada di Italia. Satu minggu kemudian perang di Eropa berakhir dengan kemenangan total bagi pihak Sekutu. Kampanye militer di Italia sendiri terbilang pahit bagi Amerika Serikat: berlangsung selama 607 hari (3 September 1943 s/d 2 Mei 1945), pergulatan sengit melawan pasukan Jerman di bawah komando brilian Generalfeldmarschall Albert Kesselring ini telah menimbulkan korban bagi US Fifth Army sebanyak 188.546 orang (termasuk berbagai kebangsaan yang berada di dalamnya). Khusus untuk Amerika, korbannya adalah 19.475 terbunuh, 80.530 terluka dan 9.637 hilang


Sumber :
Buku "The War Against Germany and Italy: Mediterranean and Adjacent Areas" karya Kent Roberts Greenfield

Foto Pertempuran Montélimar (21 Agustus 1944 - 30 Agustus 1944)

Peralatan dan kendaraan perang Wehrmacht yang hancur lebur oleh tembakan artileri Amerika di wilayah Montélimar, Auvergne-Rhône-Alpes (Prancis), bulan Agustus 1944. Dalam pergulatan sengit yang terjadi di sekitar wilayah Montélimar tersebut, pasukan Jerman berusaha menarik mundur pasukannya dari Prancis selatan menuju ke arah utara sungai Drôme. Meskipun penarikan mundur tersebut berjalan dengan sukses dan sebagian besar personil militer Wehrmacht berhasil dievakuasi keluar dari kepungan Sekutu, tapi mereka terpaksa meninggalkan banyak peralatan perang yang merupakan hasil dari delapan hari pertempuran berat melawan tentara Amerika. Tidak kurang dari 2.000-3.000 kendaraan dari berbagai jenis, lebih dari 80 meriam artileri dan 5 artileri rel kelas berat yang musnah atau jatuh ke tangan musuh!


Sumber :
Buku "The War Against Germany and Italy: Mediterranean and Adjacent Areas" karya Kent Roberts Greenfield

Foto PaK 40 (Panzerabwehrkanone 40) 75mm

Tentara Prancis mengambil alih senjata anti-tank PaK 40 75mm Jerman dari awaknya yang tergeletak tak bernyawa dalam Pertempuran Toulon yang berlangsung tanggal 20-26 Agustus 1944. Pada pukul 20:00 di D+1, Angkatan Darat Prancis yang terdiri dari tujuh divisi memulai pendaratan mereka di wilayah pantai Saint-Tropez dengan misi awal untuk menduduki kota pelabuhan Toulon dan Marseille. Divisi-divisi yang bertugas untuk merebut Toulon memulai pengepungan mereka terhadap kota yang dipertahankan oleh 242. Infanterie-Division tersebut pada tanggal 20 Agustus. Karena kuatnya pertahanan Jerman, maka diperlukan dukungan penuh kekuatan udara dan laut Sekutu sebelum garnisun Jerman di kota tersebut menyerah pada tanggal 28 Agustus


Sumber :
Buku "The War Against Germany and Italy: Mediterranean and Adjacent Areas" karya Kent Roberts Greenfield

Foto Pertempuran Toulon (20 Agustus 1944 - 26 Agustus 1944

Tentara Prancis mengambil alih senjata anti-tank PaK 40 75mm Jerman dari awaknya yang tergeletak tak bernyawa dalam Pertempuran Toulon yang berlangsung tanggal 20-26 Agustus 1944. Pada pukul 20:00 di D+1, Angkatan Darat Prancis yang terdiri dari tujuh divisi memulai pendaratan mereka di wilayah pantai Saint-Tropez dengan misi awal untuk menduduki kota pelabuhan Toulon dan Marseille. Divisi-divisi yang bertugas untuk merebut Toulon memulai pengepungan mereka terhadap kota yang dipertahankan oleh 242. Infanterie-Division tersebut pada tanggal 20 Agustus. Karena kuatnya pertahanan Jerman, maka diperlukan dukungan penuh kekuatan udara dan laut Sekutu sebelum garnisun Jerman di kota tersebut menyerah pada tanggal 28 Agustus


Sumber :
Buku "The War Against Germany and Italy: Mediterranean and Adjacent Areas" karya Kent Roberts Greenfield

Foto Pertempuran Anzio (22 Januari 1944 - 5 Juni 1944)

Tawanan Jerman yang ditangkap di sekitar jalan Albano-Anzio (Italia) pada tanggal 19 Februari 1944. Pasukan Wehrmacht melakukan serangan besar-besaran untuk merebut pantai Anzio yang diduduki oleh tentara Amerika di pagi hari tanggal 16 Februari 1944, dan mengandalkan bom asap untuk melindungi gerak maju mereka. Pada tanggal 18 Februari pasukan infanteri terdepan, yang didukung oleh panzer dan kendaraan berat lainnya, telah memukul mundur pasukan yang bertahan sampai sejauh 5 kilometer. Keesokan harinya Sekutu melancarkan serangan balasan sehingga menghentikan gerak maju Jerman. Itulah saat-saat paling kritis dari Pertempuran Anzio dimana pihak Hitler nyaris mengusir pasukan Amerika dari pantai pendaratan, dan tak pernah lagi setelahnya mereka melakukan ancaman serupa



Sumber :
Buku "The War Against Germany and Italy: Mediterranean and Adjacent Areas" karya Kent Roberts Greenfield

Thursday, August 25, 2016

Luftzeugstab / Luftwaffen-Berge-Bataillon

LUFTZEUGSTAB 106 / LUFTWAFFEN-BERGE-BATAILLON 6

Foto ini menjadi bukti bahwa Wehrmacht (Angkatan Bersenjata Jerman) setidaknya memesan sebagian Aerosan-Aerosan mereka dari Finlandia, karena disini diperlihatkan kedatangan beberapa MR-42 atau MR-42S bikinan Finlandia (hasil pengerjaan ulang) di markas Luftzeugstab 106, sebuah unit perbaikan Luftwaffe. Aerosan ini bukanlah NKL-6S Sanitarni produksi Soviet karena ketiadaan pintu keluar untuk keluar-masuk usungan yang menjadi ciri dari tipe Aerosan ambulans tersebut. Yang jelas, kendaraan ski berbaling-baling satu ini telah mendapat tambahan jendela samping yang khas


 Kedatangan beberapa MR-42 atau MR-42S bikinan Finlandia (hasil pengerjaan ulang) di markas Luftzeugstab 106, sebuah unit perbaikan Luftwaffe. Aerosan dari jenis ini mempunyai bentuk yang sangat mirip dengan NKL-6S, terutama bentuk hidungnya yang lancip dengan tambahan lampu di ujungnya. Pembedanya adalah bahwa MR-42S tidak dilengkapi dengan pintu keluar-masuk usungan di bagian samping kanan seperti halnya NKL-6S. Menariknya lagi, Aerosan pesanan Luftwaffe ini tidak mempunyai lubang putar untuk dudukan senapan mesin di bagian atapnya, dan warnanya pun masih asli abu-abu dasar keluaran pabrikan dan bukannya kamuflase putih khas musim dingin


Sumber :
Buku "Aerosan: Soviet Aero-Sleighs of World War Two" karya Jim Kinnear

Tuesday, August 23, 2016

Daftar Peraih Ritterkreuz dalam Pertempuran Kursk

Hauptfeldwebel Josef Niemietz (22 Maret 1914 - 13 Maret 2001) masuk menjadi anggota Reichswehr pada tahun 1933, dan pada tahun 1937 sudah bertugas di unit Flak (Anti Pesawat Udara) di Sprottau. Sebagai seorang Feldwebel di Flak-Bataillon 611, dia dipromosikan menjadi Oberfeldwebel pada tanggal 1 Juli 1941. Pada tahun 1942 batalyonnya dibubarkan dan dia dimasukkan ke dalam Panzerjäger-Abteilung 332. Dalam Pertempuran Kursk, Niemietz berhasil membantu meneruskan serangan divisinya terhadap pertahanan pasukan Rusia dengan menggunakan senjata anti pesawat yang dipasangkan di senjata gerak-sendiri. Dalam pertempuran tersebut Niemietz menderita luka-luka, tapi kepahlawanannya terbayarkan dengan penganugerahan medali Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes pada tanggal 24 Juli 1943 sebagai Hauptfeldwebel dan Zugführer Stab 3.Kompanie (Flak) / Panzerjäger-Abteilung 332 / 332.Infanterie-Division / LII.Armeekorps / 4.Panzerarmee / Heeresgruppe Süd. Medali dan penghargaan lain yang diterimanya: DRL Sportabzeichen; Medaille zur Erinnerung an den 1. Oktober 1938 (1939); Dienstauszeichnung der Wehrmacht IV.Klasse und III.Klasse (1940); Eisernes Kreuz II.Klasse und I.Klasse (Juli 1941); Heeres-Flakabzeichen; Verwundetenabzeichen in Schwarz und Silber; Kriegsverdienstkreuz II.Klasse mit Schwertern; Infanterie-Sturmabzeichen in Silber; Allgemeines-Sturmabzeichen in Silber; Medaille Winterschlacht im Osten 1941/42 (1942); serta Nahkampfspange in Bronze (22 Maret 1944)


Sumber :
www.en.wikipedia.org

Daftar Peraih Penghargaan dari 332. Infanterie-Division

Peraih Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes (2 orang) :


1. Niemetz, Josef 24.07.1943 Hauptfeldwebel Zugführer im Stab 3.(Fla)/Pz.Jäg.Abt 332
2. Pfeuffer, Arno 07.08.1943 Rittmeister Kdr Aufkl.Abt 332


Hauptfeldwebel Josef Niemietz (22 Maret 1914 - 13 Maret 2001) masuk menjadi anggota Reichswehr pada tahun 1933, dan pada tahun 1937 sudah bertugas di unit Flak (Anti Pesawat Udara) di Sprottau. Sebagai seorang Feldwebel di Flak-Bataillon 611, dia dipromosikan menjadi Oberfeldwebel pada tanggal 1 Juli 1941. Pada tahun 1942 batalyonnya dibubarkan dan dia dimasukkan ke dalam Panzerjäger-Abteilung 332. Dalam Pertempuran Kursk, Niemietz berhasil membantu meneruskan serangan divisinya terhadap pertahanan pasukan Rusia dengan menggunakan senjata anti pesawat yang dipasangkan di senjata gerak-sendiri. Dalam pertempuran tersebut Niemietz menderita luka-luka, tapi kepahlawanannya terbayarkan dengan penganugerahan medali Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes pada tanggal 24 Juli 1943 sebagai Hauptfeldwebel dan Zugführer Stab 3.Kompanie (Flak) / Panzerjäger-Abteilung 332 / 332.Infanterie-Division / LII.Armeekorps / 4.Panzerarmee / Heeresgruppe Süd. Medali dan penghargaan lain yang diterimanya: DRL Sportabzeichen; Medaille zur Erinnerung an den 1. Oktober 1938 (1939); Dienstauszeichnung der Wehrmacht IV.Klasse und III.Klasse (1940); Eisernes Kreuz II.Klasse und I.Klasse (Juli 1941); Heeres-Flakabzeichen; Verwundetenabzeichen in Schwarz und Silber; Kriegsverdienstkreuz II.Klasse mit Schwertern; Infanterie-Sturmabzeichen in Silber; Allgemeines-Sturmabzeichen in Silber; Medaille Winterschlacht im Osten 1941/42 (1942); serta Nahkampfspange in Bronze (22 Maret 1944)

-----------------------------------------------------------------------------

Peraih Deutsches Kreuz in Gold (6 orang) :


1. Fröhlich, Gerd, 01.11.1943, Major, Stb. 332. Inf.Div.
2. Giesen, Gerhard, 01.12.1943, Obstlt., Gren.Rgt. 676
3. Hofmann, Willy, 17.10.1943, Major, Gren.Rgt. 678
4. Loth, Karl, 07.10.1943, Hptm., III./Art.Rgt. 332
5. Masius, Friedrich-Karl, 21.10.1943, Obstlt., Gren.Rgt. 677
6. Schaefer, Hans, 28.07.1943, Gen.Lt., Kdr. 332. Inf.Div.

-----------------------------------------------------------------------------

Peraih Anerkennungsurkunde des OBdH für Flugzeugabschüsse (1 orang) :


1. Krause, Paul, 16.08.1943 (335), Gefreiter, 9./Gren.Rgt. 676


Sumber :

Foto 332. Infanterie-Division

332. Infanterie-Division dibentuk di Güstrow pada bulan November 1940 sebagai bagian dari 14. Welle (Gelombang ke-14). Setelah hancur-hancuran dalam Pertempuran Kursk di bulan Juli 1943, divisi ini dibubarkan pada bulan Agustus 1943. Salah satu resimennya, Grenadier-Regiment 676, dimasukkan sebagai bagian dari 57. Infanterie-Division sementara elemen-elemen lainnya dialihkan untuk menambah kekuatan 255. Infanterie-Division. Sisa dari unit 332. Infanterie-Division yang "tak terpakai" kemudian membentuk Divisions-Gruppe 332 pada bulan November 1943 bersama dengan Regimentsgruppe 677 dan Regimentsgruppe 678 yang kemudian ditempatkan di bawah komando Korps-Abteilung B 


 
 

 Upacara penganugerahan Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes untuk Hauptfeldwebel Josef Niemietz (Zugführer Stab 3.Kompanie [Flak)] / Panzerjäger-Abteilung 332 / 332.Infanterie-Division) yang diselenggarakan pada tanggal 24 Juli 1943. Dalam Pertempuran Kursk, Niemietz berhasil membantu meneruskan serangan divisinya terhadap pertahanan pasukan Rusia dengan menggunakan senjata anti pesawat yang dipasangkan di senjata gerak-sendiri. Dalam pertempuran tersebut Niemietz menderita luka-luka, tapi kepahlawanannya terbayarkan dengan penganugerahan medali yang sangat bergengsi tersebut. Uniknya, tugas Niemietz sendiri aslinya bukanlah Komandan Peleton (Zugführer), melainkan Hauptfeldwebel atau "der Spiess" yang biasa mengurusi kebutuhan kompinya dalam masalah administrasi!


Sumber :
www.axishistory.com
www.en.wikipedia.org