Sunday, January 25, 2015

Foto Otto Carius

Oberleutnant der Reserve Otto Carius (27 Mei 1922 - 24 Januari 2015) merupakan salah seorang jagoan panzer Jerman dalam Perang Dunia II yang selama karirnya tercatat menghancurkan 150+ buah (100-110 buah dalam beberapa sumber), dengan jumlah yang tidak berbeda jauh untuk senjata anti-tank! Mayoritas jumlah kemenangannya diraih di Front Timur saat melawan pasukan Soviet. Dia dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes #3066 pada tanggal 4 Mei 1944 sebagai Leutnant der Reserve dan Zugführer di 2.Kompanie / schwere Panzer-Abteilung 502 / 61.Infanterie-Division / XXXXIII.Armeekorps / Armeegruppe Narwa / Heeresgruppe Nord (direkomendasikan tanggal 26 April 1944. Dokumen pendahulu dan medalinya sampai di Heeresgruppe Nord tanggal 10 Mei 1944). Carius mendapatkan medali tersebut setelah peleton Tiger yang dipimpinnya berhasil menghancurkan 38 tank, artileri gerak dan 17 senjata anti-tank dalam Pertempuran Narva bulan Maret 1944. Dia juga mendapatkan Eichenlaub #535 tanggal 27 Juli 1944 sebagai Leutnant der Reserve dan Führer 2.Kompanie / schwere Panzer-Abteilung 502 / II.Armeekorps / 16.Armee / Heeresgruppe Nord, setelah berhasil menghancurkan 28 tank dan sejumlah truk Rusia sehingga berhasil melindungi penarikan mundur 290. Infanterie-Division dalam pertempuran di Daugavpils tanggal 21 Juli 1944. Hanya beberapa hari sebelumnya (24 Juli 1944) sang pahlawan perang terluka parah dalam penyergapan oleh musuh saat melakukan operasi pengintaian menggunakan sepeda motor di depan tanknya sehingga harus ditarik dari front depan menggunakan pesawat terbang untuk mendapatkan perawatan di tanah air. Carius tertembus empat peluru di punggung dan masing-masing satu di lengan, kaki dan leher! Medali dan penghargaan lain yang diterimanya: Verwundetenabzeichen in Schwarz (8 Juli 1941); Eisernes Kreuz II.Klasse (19 Juli 1942); Medaille Winterschlacht im Osten 1941/42 (20 Agustus 1942); Eisernes Kreuz I.Klasse (23 November 1943); Verwundetenabzeichen in Silber (15 Desember 1943) Panzerkampfabzeichen II.Stufe "25" (15 Juli 1944); Panzerkampfabzeichen III.Stufe "50" (1 September 1944); Verwundetenabzeichen in Gold (11 September 1944); serta Panzerkampfabzeichen IV.Stufe "75" (21 April 1945). Setelah perang usai dia membuka toko farmasi yang dinamakannya sebagai "Tiger Apotheke". Dia juga menulis buku "Tiger im Schlamm" yang berisikan pengalamannya di masa Perang Dunia II. Edisi bahasa Inggris buku ini berjudul "Tigers in the mud: the combat career of German Panzer Commander Otto Carius". Biografi singkatnya bisa dilihat DISINI


 Otto Carius berfoto di depan Panzerkampfwagen VI Tiger milik Oberfeldwebel Rudolf Zwetti, akhir tahun 1943. Menghadap kamera, dari kiri ke kanan: Gefreiter Lippmann (funker/operator radio), Unteroffizier Spallek (gunner/richtschütze), Gefreiter Schochart (loader/ladeschütze), Leutnant der Reserve Otto carius (Zugführer di 2.Kompanie / schwere Panzer-Abteilung 502), dan Oberfeldwebel Rudolf Zwetti. Yang menyembul di palka supir adalah Gefreiter Monses (driver/fahrer)


"The Tigers Roar, Malinava, Latvia, July 22nd 1944" karya David Pentland. Oberleutnant Otto Carius memimpin delapan Panzerkampfwagen VI Tiger I dari 2.Kompanie / schwere Panzer-Abteilung 502 bergerak maju melintasi desa Malinava (batas terluar di utara Dunaburg) dengan tujuan menghentikan pergerakan pasukan lapis baja Rusia. Setelah melakukan pengintaian, Leutnant Carius menerangkan rencananya untuk menduduki Malinava. Dia memutuskan untuk mengirimkan hanya dua Tiger karena sempitnya jalan yang mengarah ke desa. Jadinya, enam Tiger menunggu sebagai cadangan saat Leutnant Carius dan Oberfeldwebel Albert Kerscher (jagoan panzer lain dari S.Pz.Abt.502 sama seperti Carius) bergerak menuju Malinava. Kecepatan dan pendadakan merupakan elemen penting dari pertempuran yang kemudian terjadi, sehingga nantinya Otto Carius bersaksi bahwa lamanya pertempuran tidak lebih dari 20 menit... tapi apa yang telah diraih dalam kurun waktu yang sedikit itu? Ketika pertempuran usai, 17 tank berat keluaran terbaru IS-1 serta 5 T-34 teronggok hancur! Kepahlawanan Carius yang mengerikan tidak cukup sampai disitu, karena setelahnya dia mengorganisasi keenam Tiger lain untuk melakukan sergapan terhadap sisa batalyon tank musuh yang bergerak ke arah mereka, tanpa menyadari bahwa elemen terdepannya sudah luluh lantak gara-gara perbuatan dua komandan panzer Jerman. Sergapan yang kedua benar-benar berhasil, dan malah lebih sukses dari sebelumnya: 28 tank hancur bersama dengan kendaraan dan truk pendukungnya! Jadinya, SELURUH batalyon tank musuh MUSNAH sementara pihak Jerman TIDAK menderita kerugian satu tank pun! Tentu saja tindakan heroik seperti ini tidak bisa "dibiarkan" begitu saja, dan Hitler langsung mengganjar Carius dan Kerscher satu gelas es cendol!


 Upacara penganugerahan Eichenlaub zum Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes #535 oleh Reichsführer-SS Heinrich Himmler (Oberbefehlshaber Heeresgruppe Oberrhein) untuk Oberleutnant der Reserve Otto Carius yang diselenggarakan pada tanggal 2 Januari 1945 di pinggiran Salzburg (Austria). Upacara ini terbilang LUAR BIASA karena Carius telah menerima berita penganugerahannya dari tanggal 27 Juli 1944, tapi seremoninya secara resmi baru dilakukan lima bulan kemudian! Ini karena sang pahlawan panzer keburu terluka parah terkena tembakan di tujuh bagian tubuhnya (termasuk leher!) beberapa hari sebelum dia menerima Eichenlaub sehingga harus dirawat intensif selama berbulan-bulan di Feldlazarett (Rumah Sakit Lapangan). Carius menerima berita penganugerahannya melalui surat kabar saat tergolek lemah di ranjang dan baru bisa berjalan dengan kakinya di bulan September. Pada saat foto ini diambil, dia tidak lagi bertugas di schwere Panzer-Abteilung 502 melainkan sudah ditransfer ke Panzer-Ersatz- und Ausbildungs-Abteilung 500. Hal menarik lainnya adalah upacara penganugerahannya yang dilakukan oleh Himmler, padahal upacara medali ukuran Eichenlaub ke atas biasanya dihadiri oleh Hitler langsung. Ini karena dari sejak akhir tahun 1944 sang Führer mulai membatasi kegiatan publiknya seiring dengan memburuknya situasi peperangan sehingga kegiatan semacam ini lalu diwakilkan kepada orang kepercayaannya seperti Himmler dan Göring


 Oberleutnant der Reserve Otto Carius berpose dalam sebuah foto studio sambil mengenakan Weißer Dienstrock (seragam putih musim panas). Selain dari medali Eichenlaub zum Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes #535 - yang tercantol di leher - yang didapatkannya tanggal 27 Juli 1944 sebagai Führer 2.Kompanie / schwere Panzer-Abteilung 502, di seragamnya Carius juga mengenakan medali Eisernes Kreuz I.Klasse (23 November 1943), Panzerkampfabzeichen in Silber II.Stufe "25" (15 Juli 1944), serta Verwundetenabzeichen in Gold (11 September 1944). Meskipun keterangan resmi dari Bundesarchiv menyebutkan bahwa foto ini diambil di bulan Juli 1944, tapi sebenarnya dia dibuat setidaknya setelah bulan Januari 1945 (upacara penganugerahan secara resmi oleh Himmler). Selain itu, pada bulan Juli 1944 Carius masih berpangkat Leutnant d.R. dan baru naik pangkat menjadi Oberleutnant d.R. bulan Agustus 1944. Dia juga terluka parah dalam pertempuran sehingga harus dirawat secara intensif selama berbulan-bulan!


"Retaking Tirtsu" karya David Pentland. Dua buah tank Tiger milik Albert Kerscher dan Otto Carius dari 2.Kompanie / schwere Panzer-Abteilung 502 dengan dibantu oleh hanya 16 orang Grenadier dari 11. SS-Freiwilligen-Panzergrenadier-Division Nordland melakukan serangan ke garis pertahanan Rusia di Tirtsu di subuh buta tanggal 18 Maret 1944. Serangan kecil tapi efektif ini berhasil menstabilkan front depan untuk sementara waktu


 "Kampfgruppe Carius" karya David Pentland. Danau Ricu, Dunaburg (Latvia), tanggal 12-16 Juli 1944. Panzerkampfwagen VI Tiger I milik Otto Carius dan Albert Kerscher dari 2.Kompanie / schwere Panzer-Abteilung 502 ditugaskan untuk membantu unit infanteri Jerman di wilayah Karasino dan Marruga dalam membentuk garis pertahanan yang kokoh dari serangan bergelombang Tentara Merah


Sumber :
Buku "Tigers in the Mud" karya Otto Carius
Foto koleksi Bundesarchiv Jerman
www.commons.wikimedia.org
www.davidpentland.com
www.forum.axishistory.com
www.nakop.ru
www.tiger-apotheke.de

Oberleutnant der Reserve Otto Carius (1922-2015), Jagoan Panzer dengan Korban Terbanyak Kedua setelah Kurt Knispel!


 Album foto Otto Carius bisa dilihat DISINI

 Oleh : Alif Rafik Khan

Nama lengkap: Otto Carius
Panggilan/julukan: Otto
Lahir: 27 Mei 1922 di Zweibrücken, Rheinland-Pfalz (Jerman)
Meninggal: 24 Januari 2015 di Herschweiler-Pettersheim, Rheinland-Pfalz (Jerman)
Nomor keanggotaan NSDAP: Tidak ada
Nomor keanggotaan SS: Tidak ada
Gelar akademis: Tidak ada
Anggota keluarga: Tidak diketahui
Ciri fisik: Tidak diketahui

Beförderungen (Promosi):
01.08.1941 Unteroffizier
01.02.1942 Feldwebel
01.10.1942 Leutnant der Reserve
01.08.1944 Oberleutnant der Reserve

Karriere (Karir):
01.04.1940 - 00.05.1940 Mengikuti pelatihan di Infanterie-Ersatz-Bataillon 104 di Posen
00.05.1940 - 00.10.1940 Mengikuti pelatihan lanjutan di Panzer-Ersatz-Abteilung 7 di Vaihingen
00.10.1940 - 04.08.1941 Bergabung dengan 1.Kompanie / Panzer-Regiment 21
04.08.1941 - 00.02.1942 Ditransfer ke Panzer-Ersatz-Abteilung 25 di Erlangen dan mengikuti 8. Offiziersanwärterlehrgang di Wünsdorf/Berlin
00.02.1942 - 00.10.1942 Zugführer di 10.Kompanie / Panzer-Regiment 21
00.10.1942 - 00.02.1943 Zugführer di 1.Kompanie / Panzer-Regiment 21
00.02.1943 - 00 05.1943 Mengikuti pelatihan operasi Tiger di Panzer-Ersatz-Abteilung 500
00.05.1943 - 00.07.1944 Zugführer di 2.Kompanie / schwere Panzer-Abteilung 502
00.07.1944 - 24.07.1944 Führer 2.Kompanie / schwere Panzer-Abteilung 502
24.07.1944 - 25.07.1944 Chef 2.Kompanie / schwere Panzer-Abteilung 502
24.07.1944 - 02.01.1945 terluka parah dalam penyergapan oleh musuh saat melakukan operasi pengintaian menggunakan sepeda motor di depan tanknya sehingga harus ditarik dari front depan menggunakan pesawat terbang untuk mendapatkan perawatan di tanah air. Carius tertembus empat peluru di punggung dan masing-masing satu di lengan, kaki dan leher!
02.01.1945 - 11.02.1945 Ditransfer ke Panzer-Ersatz- und Ausbildungs-Abteilung 500
11.02.1945 - 15.04.1945 Chef 2.Kompanie / schwere Panzerjäger-Abteilung 512 (Jagdtiger)
15.04.1945 - 00.00.1946 Menyerah pada pasukan Amerika di Iserlohn dan ditawan
00.00.1946 - 00.00.2011 Belajar farmasi di Universitas Heidelberg dan mendirikan apotek yang dinamakan "Tiger-Apotheke" di Herschweiler-Pettersheim pada tahun 1956.
00.00.2011 - 24.01.2015 Menikmati masa pensiun sampai dengan kematiannya dalam usia 92 tahun

Orden und Ehrenzeichen (Medali dan Penghargaan):
08.07.1941 Verwundetenabzeichen in Schwarz
19.07.1942 Eisernes Kreuz II.Klasse
20.08.1942 Medaille Winterschlacht im Osten 1941/42
23.11.1943 Eisernes Kreuz I.Klasse
15.12.1943 Verwundetenabzeichen in Silber
04.05.1944 Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes #3066, sebagai Leutnant der Reserve dan Zugführer di 2.Kompanie / schwere Panzer-Abteilung 502 / 61.Infanterie-Division / XXXXIII.Armeekorps / Armeegruppe Narwa / Heeresgruppe Nord (direkomendasikan tanggal 26 April 1944. Dokumen pendahulu dan medalinya sampai di Heeresgruppe Nord tanggal 10 Mei 1944). Carius mendapatkan medali tersebut setelah peleton Tiger yang dipimpinnya berhasil menghancurkan 38 tank, artileri gerak dan 17 senjata anti-tank dalam Pertempuran Narva bulan Maret 1944
15.07.1944 Panzerkampfabzeichen II.Stufe "25" (untuk 25 hari pertempuran tank)
27.07.1944 Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes mit Eichenlaub #535, sebagai Leutnant der Reserve dan Führer 2.Kompanie / schwere Panzer-Abteilung 502 / II.Armeekorps / 16.Armee / Heeresgruppe Nord, setelah berhasil menghancurkan 28 tank dan sejumlah truk Rusia sehingga berhasil melindungi penarikan mundur 290. Infanterie-Division dalam pertempuran di Daugavpils tanggal 21 Juli 1944
01.09.1944 Panzerkampfabzeichen III.Stufe "50" (untuk 50 hari pertempuran tank)
11.09.1944 Verwundetenabzeichen in Gold (untuk lima luka yang diterima tanggal 8 Juli 1941, 9 Desember 1942, 2 Desember 1943, 20 April 1944 dan 24 Juli 1944)
21.04.1945 Panzerkampfabzeichen IV.Stufe "75" (untuk 75 hari pertempuran tank)

Aufzeichnungen (Catatan):
* Pengalaman tempur pertama Carius adalah saat berlangsungnya Unternehmen Barbarossa (invasi Jerman atas Rusia), akhir bulan Juni 1941. Saat itu dia bertugas sebagai loader/ladeschütze Panzer 38(t) buatan Cekoslowakia. Dalam operasi ini pula dia terluka untuk pertama kalinya saat tank yang digunakannya dihantam oleh peluru musuh.
* Dua kali Carius mendaftar masuk militer, dan dua kali pula aplikasinya ditolak karena dianggap "mempunyai berat badan yang kurang". Barulah pada percobaan ketiga dia berhasil dalam usahanya tersebut.
* Total jumlah tank musuh yang dihancurkannya adalah 150+ buah (100-110 buah dalam beberapa sumber), dengan jumlah yang tidak berbeda jauh untuk senjata anti-tank. Mayoritas jumlah kemenangannya diraih di Front Timur saat melawan pasukan Soviet.
* Kampanye militer yang diikutinya: Unternehmen Barbarossa (1941), Pertempuran Gshatsk (1941), Pertempuran Nevel (1943), Pengepungan Leningrad (1944), Pertempuran Narva (1944), Pertempuran Malinava (1944), dan Pertempuran Kantong Ruhr (1945).
* Kendaraan perang yang pernah dioperasikannya: Panzerkampfwagen 38(t), Panzerkampfwagen VI Tiger I tanpa nomor (Tiger pertamanya), Tiger "213", Tiger "217", dan Jagdtiger "Z1".
* Seusai perang menulis buku "Tiger im Schlamm" yang berisikan pengalamannya di masa Perang Dunia II. Edisi bahasa Inggris buku ini berjudul "Tigers in the mud: the combat career of German Panzer Commander Otto Carius".
* Sutradara animasi terkenal Jepang Hayao Miyazaki merupakan penggemar berat Carius. Dia bahkan membuatkan sebuah seri komik tentang aksinya dalam Pertempuran Narva yang diberi judul "Otto Carius: Doromamire no tora" (Tiger Penuh Lumpur)". Komik tersebut diterbitkan secara berkala dalam majalah Model Graphix dari bulan Desember 1998 s/d Mei 1999. Ceritanya sendiri sebagian besar diambil dari buku "Tiger im Schlamm" ditambah dengan hasil wawancara Miyazaki langsung dengan Carius serta penelitian sang sutradara ke Estonia yang menjadi lokasi pertempuran.


Sumber :

Foto Kampanye Balkan (Invasi Yugoslavia)

Seorang anggota Nachrichtentruppe (Pasukan Sandi) Heer berdiri di sebelah sepeda motor Puch GS 350ccm produksi Austria sementara di sisi lain para prajurit Serbia yang tertangkap oleh Wehrmacht sedang menunggu kendaraan transportasi yang akan membawa mereka ke kamp tawanan perang. Di belakang si prajurit Jerman berdiri perwira Bulgaria yang memakai mantel. Foto diambil pada musim semi 1941 saat berlangsungnya kampanye militer Jerman di wilayah Balkan


Sumber :
www.forum.axishistory.com

Foto Sepeda Motor Puch

Seorang anggota Nachrichtentruppe (Pasukan Sandi) Heer berdiri di sebelah sepeda motor Puch GS 350ccm produksi Austria sementara di sisi lain para prajurit Serbia yang tertangkap oleh Wehrmacht sedang menunggu kendaraan transportasi yang akan membawa mereka ke kamp tawanan perang. Di belakang si prajurit Jerman berdiri perwira Bulgaria yang memakai mantel. Foto diambil pada musim semi 1941 saat berlangsungnya kampanye militer Jerman di wilayah Balkan


Sumber :
www.forum.axishistory.com

Beobachtungsstelle (Pos Observasi Artileri)

Beobachtungsstelle (Pos Observasi) dari 9.Batterie / III.Abteilung / Gebirgs-Artillerie-Regiment 94 di perbatasan Kopjenkowata tanggal 3-4 Agustus 1941. Orang yang sedang ngintip janda menggunakan Scherenfernrohr (teropong gunting) adalah Oberleutnant Eugen-Ernst Brockhoff (Chef 9.Batterie), sementara di sebelah kirinya adalah Leutnant Wilhelm Morstadt yang kelak gugur di medan pertempuran Kaukasus tanggal 20 Desember 1942. Brockhoff nantinya dianugerahi Deutsches Kreuz in Gold sebagai Hauptmann tanggal 29 Januari 1943


Seorang pengamat depan dari sebuah baterai artileri Wehrmacht mengawasi pergerakan musuh menggunakan Scherenfernrohr Sf.14Z 6x30 (teropong gunting) dari paritnya. Pengamat depan ditempatkan pada setiap baterai artileri untuk menjalankan pos pengintaian di antara unit-unit infanteri di front depan. Komunikasi antara pos-pos observasi dan baterai artileri biasanya digunakan melalui telepon lapangan, meskipun kadang digunakan juga peralatan radio. Biasanya target dibombardir oleh sebuah batalyon artileri, dengan pengamat depan mengkoreksi ketepatan penembakan mereka. Foto diambil pada saat berlangsungnya invasi Jerman ke Rusia musim panas 1941


Pengamat artileri garis depan mencoba untuk menemukan lokasi pertahanan Rusia di sepanjang pinggiran timur sungai Volga, akhir musim panas 1942. Mereka menggunakan Scherenfernrohr Sf.14Z 6x30 (teropong gunting). Tabung panjang horizontal yang dipasang di Scherenfernrohr maksudnya adalah untuk mengeliminasi pantulan cahaya yang mungkin timbul sehingga membongkar keberadaan mereka, tapi alat semacam ini mempunyai kelemahan dalam hal terbatasnya penglihatan bagi orang yang ngintip. Observer garis depan ditempatkan pada setiap baterai artileri dan biasa mendirikan sebuah pos observasi di antara unit-unit infanteri terdepan. Komunikasi yang dijalin antara pos observasi dengan baterai artileri dilakukan menggunakan telepon lapangan. Operator teleponnya biasa dijuluki sebagai Strippenzieher (tukang colok sambungan), dan berbicara melalui telepon lapangan dari jenis Feldfernsprecher 33


Sumber :
Buku "Enzian und Edelweiß: Die 4. Gebirgsdivision 1940-45" karya Julius Braun
Buku "Stalingrad Inferno: The Infantryman's War" karya Gordon Rottman dan Ronald Volstad

Saturday, January 24, 2015

Perang Airsoft Poros vs Sekutu di Cilengkrang (Bandung)


FOTO KOLEKSI ALIF RAFIK KHAN

















































































----------------------------------------------------------------

FOTO KOLEKSI HOSEA ARYO BIMO